Fakta Gaza Situasi Wilayah Konflik

Jalur Gaza adalah sebuah wilayah sempit yang sekarang ini sudah terkepung dan telah menjadi sebuah tempat pusat terjadinya konflik di Timur Tengah. Konflik antara Israel-Palestina yang diakibatkan merebutkan dua wilayah yang diduduki ini telah menciptakan sebuah krisis kemanusiaan di Gaza. Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) PBB menjabarkan jika ada enam fakta penting dalam situasi kemanusiaan di wilayah ini, Populasi Gaza berjumlah 1,6 juta jiwa, dengan lebih dari 50 persen warganya yang masih berusia di bawah 18. Dan 38 % persen warga Gaza hidup dalam kondisi kemiskinan. 26 persen diantaranya merupakan tenaga kerja Gaza, termasuk juga dengan 38 persen pemuda, yang saat ini sedang menganggur.

Fakta Gaza Situasi Wilayah Konflik

Upah rata-rata di Gaza akan turun lebih dari 20 persen dalam situs sbobet enam tahun terakhir. 54 persen warga Gaza juga tidak aman, makanan yang tidak tercukupi dan diketahui jika dari 75 persen warga Gaza adalah penerima bantuan. 35 persen berasal dari tanah pertanian Gaza dan 85 persen berasal dari perairan. Tapi perikanan sepenuhnya di Palestina tidak dapat diakses karena tindakan militer yang dilakukan oleh tentara Israel. 50-80 juta liter limbah yang kemudian diolah sebagian dibuang ke laut dalam setiap hari. Lebih dari 90 persen air yang ada dari akuifer Gaza, adalah air yang tidak dapat diminum.

Fakta Gaza Situasi Wilayah Konflik

85 persen sekolah yang berada di Gaza beroperasi dengan menggunakan sistem shift ganda. Sejak awal 2010, sebanyak 64 warga sipil yang datang dari Palestina telah terbunuh dan diketahui bahwa 621 orang terluka oleh pasukan Israel. Juga lebih dari 60 persen korban terjadi di dalam area terbatas akses. 60 warga sipil lainnya jugq tewas dan 137 lainnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan terkait sebuah terowongan.

SITUASI KEMANUSIAAN DI JALUR GAZA: POIN-POIN PENTING

Blokade Gaza

Pemblokadean dari beberapa yang berada seperti melalui darat, udara dan laut adalah pengingkaran dari hak asasi manusia atas dasar yang sangat bertentangan dengan hukum internasional dan merupakan sebuah hukum kolektif. Hal ini juga yang sangat membatasi impor dan ekspor. Serta pergerakan orang yang masuk dan keluar dari jalur Gaza, dan akses ke lahan pertanian dan juga perairan perikanan. Warga Gaza sekarang ini tidak mampu memenuhi semua kebutuhan keluarga mereka dengan kualitas infrastruktur yang ada serta layanan vital yang semakin memburuk.

(1) Terlepas dari sebuah tindakan yang diambil untuk meringankan sebuah blokade yang terjadi pada bulan Juni 2010, situasi kemanusian tetap masih sangat rapuh. Sementara kemampuan impor telah meningkat, namun datanya masih dibawah 40% dari tingkat pra 2007. Ekspor tetap sangat terbatas pada produk pertanian ke Eropa dan bisnis Gaza tidak dapat mengakses pasar tradisional mereka di Israel bagian barat. Disana akses ke darat dan laut masih sangat terbatas.

(2) Hanya sebagian kecil dari beberapa proyek yang ditujukan untuk dapat memperbaiki perumahan dan layanan vital yang ada di Gaza. Ahl ini di ajukan untuk sebuah persetujuan oleh komunitas Internasional dan telah disetujui oleh otoritas Israel. Implementasi dari proyek yang disetujui terhambat oleh beberapa hal, diantaranya seperti kekurangan dana. Yang tentunya hal ini akan mempengaruhi agen-agen operasi, serta juga keterbatasan dari jumlah dan kapasitas persimpangan tunggal untuk barang kesenjangan internal Palestina. Itu semua adalah faktor tambahan yang merusak kualitas dari layanan vital yang ada disana.

(3) Kurangnya untuk penghormatan terhadap hukum humaniter internasional. Dan terus mengakibatkan korban sipil berjatuhan, khususnya selama eskalasi dalam hal bentrokan bersenjata yang semata dilakukan untuk menegakan pembatasan akses ke daerah perbatasan.

(4) Ribuan orang, serta banyak dari mereka anak-anak yang mempertaruhkan nyawa mereka dengan cara menyelundupkan barang melalui terowongan dibawah, yang berada di perbatasan dengan mesir setiap harinya. Pembangunan terowongan yang berkembang adalah salah satu bentuk akibat dari pembatasan yang berkelanjutan pada pembangunan, kurangnya kesempatan kerja dan kebutuhan rekonstruksi yang sangat besar di Gaza.

(5) Warga Gaza juga tetap terisolasi dan juga tetap terputus dari sisa wilayah Palestina yang telah diduduki. Masuk ke Tepi Barat, baik itu melalui penyeberangan Erez Israel atau melalui wilayah Jordan, semua hal akan dilarang untuk semua warga Gaza. Jumlah orang yang hanya diizinkan melalui Penyeberangan Rafah Mesir jumlahnya tetap terbatas, dan ratusan orang ditolak setiap minggu.

LEBIH LANJUT TENTANG KONFLIK ISRAEL – PALESTINA

Konflik Israel-Palestina merupakan sebuah konflik yang tragis dan nyaris abadi. Lalu bagaimana konflik tersebut dimulai ? Dan apa yang nantinya sedang menanti Israel dan Palestina di masa yang akan datang ?
Simak pembahasan mengenai awal mula konflik yang terjadi antara Israel-Palestina. Mengapa hingga saat ini konflik tersebut belum juga tercapai perdamaian? Mengapa dunia yang seolah hanya diam dengan dicaploknya tanah-tanah milik rakyat Palestina?

APA YANG DIPERJUANGKAN RAKYAT PALESTINA ?

Rakyat Palestina berjuang untuk melawan perampasan tanah oleh Israel. Untuk melegitimasi perampasan tanah, Israel yang mulai menulis ulang Undang-Undang Tanah Utsmaniyyah dan kemudian menerapkan apa yang mereka sukai, agar nantinya dapat menyatakan bahwa properti pribadi dari rakyat Palestina merupakan tanah milik negara.

TAK HANYA SOAL TANAH, INTI DARI PERJUANGAN PALESTINA MELAWAN ISRAEL

Benarkah awal mula konflik Israel-Palestina adalah sebuah perebutan tanah dan wilayah? Tentu saja. Tapi itu hanya sebagian dari konflik. Namun jika kita mendengar masing-masing dari pihak Israel dan juga dari pihak Palestina, penyebab dari konflik tak hanya soal tanah, namun juga mencakup banyak hal yang rumit.

PENJARA TERBESAR DI DUNIA

Sejarawan dadi Israel Ilan Pappé menuturkan detail mengenai pada pendudukan Israel di Tepi Barat dan juga Jalur Gaza di Palestina, serta formula militer yang Israel gunakan untuk mengendalikan semua kehidupan rakyat Palestina. Inilah perjuangan dari rakyat Palestina yang tak dilaporkan oleh media.

BERDIRINYA ISRAEL, BENCANA BAGI RAKYAT PALESTINA

Pendirian dari negara Israel yang berakar pada kolonialisme modern hingga akhirnya terus menjadikan warga Palestina subjek salam pendukung militer, perampasan tanah dan hak-hak mereka yang tidak setara. Inilah hari yang disebut dengan Nakba atau bencana oleh rakyat Palestina hingga saat ini.

BAGAIMANA ISRAEL LAKUKAN PEMBERSIHAN ETNIS DI WILAYAH PALESTINA

Apa yang disebut dengan pembersihan etnis Palestina ini adalah sebuah hal yang bertujuan untuk mendirikan permukiman-permukiman Yahudi dengan mengubah wilayah palestina yang menjadi tanah tanpa penghuni. Israel telah merebut tanah dari palestina dan mengusir penduduk aslinya.

Demikian itulah beberapa hal yang terjadi di Jalur Gaza. Jalur yang menjadi tempat konflik antara Israel dan Palestina. Konflik yang berlangsung bertahun-tahun lamanya hingga kini. Banyak hak-hal dari Warga Gaza yang dirampas karena konflik ini. Semoga konflik Israel dan Palestina akan segera selesai. Terimakasih