Tag: kensejangan di timur tengah

Seperti Apa Wajah Timur Tengah

Pada tahun  2019, konflik lama yang ada di Timur Tengah akan menjadi sebuah konflik yang bertahan dan  juga muncul beberapa konflik baru. Perkembangan besar yang ada di negara Timur Tengah yang terjadi pada tahun 2019 sebagian besar konflik tersebut ditentukan oleh enam beberapa masalah utama seperti halnya: konflik di Suriah dan juga di Yaman, krisis Teluk, konflik Palestina-Israel, dan juga konflik persaingan regional. Ketika kita memulai pada tahun kesepuluh setelah dimulainya semua pemberontakan Arab, sayangnya, dalam hal tersebut hanya ada sedikit harapan bahwa akan terjadi perdamaian, transisi ke demokrasi, dan juga sebuah stabilitas di daerah Timur Tengah.  Tahun 2019 tidak terlalu membawa banyak sekali perubahan yang sedang berlangsung dan tidak mungkin cepat dapat terselesaikan. Beberapa bahkan mungkin juga menjadi lebih buruk dan juga konflik yang baru juga sudah banyak bermunculan. Dalam pergolongan yang sedang berkelanjutan ini Amerika serikat tentunya juga akan memainkan peran yang paling penting. Perselisihan politik di antara Presiden Donald Trump dan juga pemerintah Washington, khususnya, juga untuk kemungkinan-kemungkinan yang akan menentukan sebuah arah dan juga kebijakan luar negeri AS pada kawasan tersebut kawasan tersebut.

Diharapkan pada tahun yang akan datang seperti yang diungkapkan oleh penasihat Robert Mueller sendiri yang menyebut akan lebih banyak hasil yang menyedihkan yang menyedihkan terhadap beberapa dugan dan juga campur tangan antara Rusia khususnya pada pemilihan presiden 2016. Oleh karena itu, Trump  sendiri kemungkinan akan berusaha untuk dapat mengalihkan beberapa perhatian publik dengan cara mengambil sebuah keputusan yang dramatis tentang beberapa kebijakan luar negeri yang ada di Timur Tengah yang nantinya akan menjadi sasaran termudah.

Konflik Timur Tengah & Wajah Timur Tengah Saat Ini

Pada akhir tahun 2018 sendiri ada indikasi yang jelas tentang masalah ini seperti keputusan mengejutkan dari presiden Amerika Serikat pada pertengahan Desember yaitu untuk menarik lebih dari 2000 tentara Amerika Serikat dari laut Suriah secara luas dipandang sebagai salah satu upaya untuk menenangkan basis dukungannya emang kalo mengkonsolidasi sebuah kekuasaan dan juga mengendalikan pemerintah yang tidak setuju dengannya. Terlepas dari hal itu terus berlangsungnya perubahan kebijakan luar negeri Amerika Serikat yang pada saat itu diprediksi sebagai perkembangan besar di timur tengah pada tahun 2019 sebagian besar hal tersebut akan ditentukan oleh beberapa masalah utama konflik seperti yang terjadi di Suriah dan Yaman, krisis Teluk, konflik Palestina-Israel, dan juga konflik persaingan regional. Dalam artikel ini akan dijabarkan satu persatu konflik yang terjadi di timur tengah kita tahu bahwa kesenjangan yang terjadi di timur tengah adalah salah satu masalah sosial yang hingga saat ini masih belum dapat terselesaikan.

KONFLIK SURIAH

Terlepas dari beberapa kekalahan oposisi Suriah dengan perebutan kembali wilayah oleh para pasukan yang pro rezim pada tahun 2018, konflik di Suriah yang menjadi salah satu situs sbobet sendiri masih jauh dari kata selesai. Bahkan lebih dari 40% wilayah Suriah masih belum di bawah kendali pemerintah Suriah. Penarikan pasukan Amerika serikat dari Suriah timur laut yang kaya akan sekali dengan minyak, gas, dan air kemungkinan nantinya akan memicu persaingan antara kekuatan eksternal utama dalam konflik seperti halnya Turki, Rusia, dan juga Iran. Ini juga kemungkinan akan mempengaruhi perjanjian zona Demiliterisasi yang mencegah serangan serangan besar terhadap beberapa kubu oposisi pada September lalu. Konflik yang terjadi di Suriah mungkin memasuki Fase baru perang proksi di mana Amerika Serikat memberikan Turki tanggung jawab untuk memblokir Iran di wilayah yang ingin dievakuasi. Penarikan pasukan Amerika Serikat juga akan merangsang pendekatan Israel yang lebih agresif kepada Suriah. Setelah terjadinya penarikan tentara Amerika Serikat Israel harus mengandalkan upaya sendiri untuk dapat melawan pengaruh Iran di Suriah dan akan berusaha untuk menekankan kegiatan militernya di wilayah Suriah.

Namun, Israel akan menghadapi satu tantangan besar yaitu Rusia yang mengendalikan wilayah udara Suriah. Pada bulan September sebuah insiden melibatkan jet tempur milik Israel menyebabkan jatuhnya sebuah pesawat Pengintai Rusia kematian anaknya beranggotakan 15 orang. Hal ini tentunya membuat marah Rusia, sejauh ini menolak untuk melanjutkan koordinasi militernya dengan Israel meningkatkannya ketegangan antara pemain asing utama di Suriah kemungkinan juga akan menunda lebih banyak solusi politik dari konflik tersebut. Sejauh ini trio Astana yang terdiri dari Rusia Turki dan juga Iran telah gagal untuk menyepakati pembentukan sebuah komite konstitusi sekarang dengan penarikan pasukan Amerika Serikat dari Suriah peluang untuk terbentuknya kesepakatan telah menjadi lebih sempit. Bahkan seluruh proses Astana bisa runtuh negosiasi perdamaian yang dipimpin oleh PBB Akan menemukan jalan buntu. Dengan penarikan Amerika Serikat juga berarti bahwa secara efektif meninggalkan sekutu Kurdi. Ini kemungkinan akan menghasilkan peningkatan drastis dalam hubungan Turki dan Amerika Serikat dan memulai kembali aliansi mereka di Suriah ini kemungkinan akan mengecewakan Rusia, yang kemungkinan akan meningkatkan ketergantungan pada milisi Iran untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Amerika Serikat Di timur laut Suriah. Penataan kembali juga bisa membawa jpg dengan serangan militer Turki, lebih dekat ke Rusia dibanding rezim Suriah.

PERANG DI YAMAN

Lepas dari kesepakatan gencatan senjata di kota pelabuhan dan juga kemajuan penting yang dibuat dalam negosiasi antara pihak pihak yang bertikai di Swedia, penyelesaian dari konflik empat tahun itu kemungkinan akan lama terwujudnya. Memang dengan melemahnya posisi Houthi setelah mengalami kehilangan Wilayah mereka selama dua tahun terakhir dan tekanan besar yang dihadapi kepemimpinan Saudi dapat menghentikan perang setelah terbunuhnya jurnalis saudi Jamal Khashoggi, mungkin untuk mempermudah utusan PBB, Martin Griffiths, untuk dapat menyatukan pihak-pihak yang bertikai di Swedia.

Namun kedua belah pihak masih yakin bahwa mereka dapat menang secara militer. Kaum Houthi Berfikir bahwa saudara sendiri pada akhirnya harus tunduk kepada tekanan internasional, untuk menghentikan para enam meninggalkan upaya mereka di Yaman. Koalis Yang dipimpin oleh saudi disisi lain juga yakin bahwa kemajuan baru baru ini terutama di Hodeidah pada akhirnya akan memaksakan mereka untuk menerima persyaratan untuk dapat mengakhiri perang. Jalan sendiri juga masih tidak mau membantu untuk mencapai penyelesaian akhir Iran masih berupaya agar sau di dapat menghentikan serangan di Yaman sehingga mereka tidak akan memiliki sumber daya untuk menangani kegiatan fron lain di timur tengah. Iran juga dapat memanfaatkan konflik Yaman ini sebagai salah satu cara untuk tawar menawar dalam kesepakatan besar untuk mencabut aksi Amerika Serikat dan menyelamatkan rencana Rencana Aksi Komprehensif Gabungan lah penarikan yang dilakukan Trump pada Mei lalu.

KRISIS TELUK

Terlepas dari upaya untuk mediasi yang dilakukan Kuwait yang luas dan meningkatkan tekanan terhadap Amerika Serikat terhadap Arab Saudi tidak akan ber indikasi bahwa krisis teluk akan berakhir dalam waktu dekat. Pada awal Desember, Arab Saudi sendiri menolak untuk membahas krisis pada KTT GCC terakhir yang di lakukan di Riyadh, dimana Qatar sendiri hanya mengirim sebuah delegasi tingkat rendah. Keempat negara yang memblokade yaitu Arab Saudi, Bahrin dan juga Mesir percaya bahwa waktu di pihak akhirnya bahwa Qatar sendiri akhirnya akan menerima tuntutan mereka Qatar. Keempat negara yang memblokade (Arab Saudi, UEA, Bahrain dan Mesir) percaya bahwa waktu ada di pihak mereka dan Qatar pada akhirnya akan menerima tuntutan mereka. Qatar Sendiri akhirnya berpikir bahwa hal itu dapat mengatasi blokade dan menunggu keempat negara menyadari bahwa mereka sebenarnya membunuh diri mereka sendiri.

Itulah beberapa konflik kesenjangan yang terjadi di timur tengah hingga tahun 2020 seperti sekarang ini masih banyak konflik dan terus juga bermunculan konflik konflik baru di daerah timur tengah yang belum dapat terselesaikan. Tentunya hal ini bukan hanya sebagai salah satu masalah global tapi juga masalah sosial yang tentunya harus dapat diselesaikan. Semoga informasi ini dapat bermanfaat. Terima kasih.